Negara di Asia
Prakiraan cuaca Asia
Iklim Asia sangat beragam – mulai dari dingin kutub di Siberia hingga panas tropis di pulau-pulau Asia Tenggara. Keragaman ini muncul karena benua terbesar di dunia ini membentang dari kawasan Arktik di utara hingga melewati garis khatulistiwa di selatan.
Asia Tenggara adalah kawasan tempat Indonesia berada. Hampir seluruh kawasan ini beriklim tropis: suhu hangat sepanjang tahun, kelembapan tinggi, dan pergantian musim hujan dan musim kemarau yang dipengaruhi angin muson. Singapura dan Malaysia hampir tidak mengenal musim kering yang tegas – hujan lebat dan hujan petir bisa turun kapan saja, terutama sore hari. Di Thailand, Vietnam, dan Kamboja, musim kemarau umumnya jatuh sekitar November hingga April, sehingga periode ini populer untuk liburan ke Bangkok, Phuket, Siem Reap atau Ho Chi Minh. Filipina dan Vietnam bagian utara rawan dilanda topan, terutama antara Juli dan November.
Asia Timur – Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok – memiliki empat musim yang jelas, sesuatu yang tidak kita temui di Indonesia. Musim semi (Maret–Mei) terkenal dengan bunga sakura, musim gugur (September–November) dengan daun yang berubah warna, sedangkan musim dingin bisa membawa salju, misalnya di Sapporo, Seoul atau Beijing. Musim panas di kawasan ini panas dan lembap, dan akhir musim panas hingga awal musim gugur adalah musim topan.
Timur Tengah dan negara-negara Teluk beriklim kering dan gurun. Di Arab Saudi, suhu di Mekkah dan Madinah pada musim panas sering melampaui 40 °C. Jemaah umrah dan haji sebaiknya banyak minum air, berteduh pada siang hari, dan memantau prakiraan cuaca sebelum berangkat. Bulan-bulan musim dingin (sekitar November–Februari) jauh lebih sejuk. Uni Emirat Arab dan Qatar juga sangat panas dan lembap di musim panas; waktu paling nyaman untuk mengunjungi Dubai dan Doha adalah sekitar November hingga Maret.
Asia Selatan – India, Sri Lanka, dan Maladewa – sangat dipengaruhi muson. Muson barat daya membawa hujan lebat di sebagian besar India sekitar Juni hingga September, sementara Maladewa hangat sepanjang tahun dengan periode lebih kering sekitar Desember hingga April.
Asia Tengah, seperti Kazakhstan dan Uzbekistan, terletak jauh dari laut sehingga beriklim kontinental: musim panas panas dan kering, musim dingin dingin, dan curah hujan rendah. Musim semi dan musim gugur adalah waktu terbaik untuk berkunjung ke kota-kota bersejarah seperti Samarkand dan Bukhara.
Dari salju di Hokkaido hingga panas gurun di Jazirah Arab, iklim Asia berubah drastis dari utara ke selatan dan dari barat ke timur. Sebelum bepergian, periksa prakiraan cuaca 14 hari untuk kota tujuan Anda di Cuacanesia.